Membersihkan telinga merupakan aktivitas yang disukai banyak di antara kita. Namun perlu hati-hati saat membersihkan kotoran telinga, terutama bagian dalam. Jangan sampai aktivitas ini malah membuat pendengaran hilang.
Saat membersihkan telinga
bagian luar itu yang paling mudah. Namun saat sudah di lubang telinga
harus hati-hati. Gendang telinga dan tulang-tulang kecil di osikel
rentan mengalami kerusakan. Jika rusak bisa sampai perlu dilakukan
tindakan pembedahan untuk memperbaikinya, seperti dituturkan dokter
spesialis telinga hidung dan tenggorokan Icahn School of Medicine, New
York, Boris Chernobilsky.
Baca Juga
"Dalam skenario kasus terburuk, kerusakan osikel bisa mengakibatkan
kebocoran cairan di telinga bagian dalam. Hal ini bisa memicu vertigo
dan berpotensi kehilangan pendengaran permanen," kata Boris.
membersihkan
telinga menggunakan cotton bud yang dilumuri minyak mineral atau baby
oil dapat menghindari infeksi pada gendang telinga.
Alasan lain perlu hati-hati saat membersihkan telinga karena kulit
saluran telinga itu amat tipis. Jika dibersihkan terlalu keras mudah
terluka. "Jika kulit rusak, itu bisa menyebabkan infeksi telinga," tutur Boris lagi.
Nah, berikut beberapa kesalahan yang sering dilakukan orang saat membersihkan telinga:seperti dikutip laman Health, Selasa (20/9/2016).
1. Membersihkan telinga terlalu sering
Banyak orang yang membersihkan telinga terlalu sering. Padahal telinga mampu membersihkan salurannya sendiri.
"Telinga bisa membersihkan diri sendiri. Ini adalah satu-satunya
bagian tubuh yang mampu mendorong keluar sendiri kotoran di dalam
salurannya," kata Boris.
Banyak orang yang tak suka ketika ada cairan berwarna kuning bernama
cerumen. Kehadiran cerumen sebenarnya berperan sebagai pelumas dan
mencegah masuknya air masuk.
"Ini adalah losion alami kulit. Cerumen juga memiliki sifat yang
membunuh beberapa jenis bakteri dan mencegah pertumbuhan jamur," katanya
lagi.
Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan telinga ketika kotoran sudah berada di telinga bagian luar.
2. Menggunakan cotton bud Cotton bud digunakan untuk membersihkan telinga. Namun
banyak orang salah menggunakannya terlalu dalam. Membersihkan saluran
telinga mampu merusak kulit, gendang telinga, dan osikel
3. Memasukkan benda runcing
"Orang yang memasukkan benda dengan ujung tajam seperti kuku panjang,
penjepit rambut, kunci dan apa pun itu yang runcing bisa merusak kulit
telinga dan bagian dalam serta luar telinga," kata Boris lagi.
4. Ear candle
Praktik ini sempat marak dilakukan beberapa saat lalu di negeri ini. Namun sebenarnya ear candle tidak disarankan. Memasukkan ujung lilin ke telinga, sementara ujung lilinnya dibakar itu malah berbahaya.
"Saya telah melihat adanya perforasi gendang telinga dan adanya orang yang malah terbakar rambutnya gara-gara ear candle," tuturnya.
0 komentar:
Post a Comment